Gotong Royong Pembongkaran Masjid Lama, Wujud Sinergi Masyarakat, Relawan, dan TNI-AD di Sei Gohong
- Apr 20, 2026
- KIM.TRC
Gotong Royong Pembongkaran Masjid Lama, Wujud Sinergi Masyarakat, Relawan, dan TNI-AD di Sei Gohong
Sei Gohong, 19 April 2026 — Pengurus Masjid Nurun Najjah, yang berlokasi di Jalan Simpang Tiga Talaken, Kelurahan Sei Gohong, melaksanakan kegiatan gotong royong pembongkaran bangunan masjid lama pada Minggu (19/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan dan renovasi masjid baru agar dapat segera digunakan oleh masyarakat.
Pembongkaran dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan, sekaligus menata lingkungan sekitar agar lebih aman, tertib, dan nyaman bagi jamaah serta warga dalam melaksanakan ibadah secara khusyuk.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk partisipasi sukarela dari beberapa anggota Barisan Pemadam Kebakaran Tangkiling (BPK-TKL) yang hadir secara individu untuk membantu proses gotong royong.
Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur TNI-AD dengan kehadiran dua regu personel dari Batalyon 830/Isen Mulang dan Batalyon Brigif 86/MANDAU. Keterlibatan TNI-AD ini menjadi wujud nyata bakti kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas ibadah serta meningkatkan kesejahteraan lingkungan.

Ketua Pengurus Masjid Nurun Najjah, H. Suhaili, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada jajaran TNI-AD serta para relawan, termasuk dari BPK-TKL, yang telah hadir dan turut membantu. Berkat kebersamaan dan kepedulian semua pihak, kegiatan gotong royong ini dapat berjalan dengan lancar, cepat, dan aman,” ujar H. Suhaili.
Ia juga berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga hingga proses pembangunan masjid yang baru selesai, sehingga keberadaan Masjid Nurun Najjah nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat, relawan, dan aparat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik, aman, dan religius.