Kelompok Tani “Tangkiling dipah hapakat” Harap Kolaborasi untuk Optimalkan Potensi Lahan
- Jul 07, 2025
- RIVAY
Kelompok Tani “Tangkiling Dipah Hapakat” Harap Kolaborasi untuk Optimalkan Potensi Lahan
Palangka Raya –
Di tengah semangat kemandirian dan pelestarian kearifan lokal, sekelompok masyarakat di Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, membentuk sebuah inisiatif pertanian kolektif bernama Kelompok Tani “Tangkiling Dipah Hapakat” pada akhir tahun 2024. Nama yang dalam bahasa Dayak berarti "bersatu untuk maju bersama" ini lahir dari kesadaran akan pentingnya ketahanan ekonomi dan sosial bagi masyarakat adat setempat.
Dengan lahan garapan seluas lebih dari 62 hektare, kelompok ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian lokal, sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Namun, di tengah cita-cita besar tersebut, kelompok ini dihadapkan pada sejumlah kendala mendasar, terutama dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja yang berkelanjutan.
Salah satu tantangan utama yang mereka hadapi adalah keterbatasan dalam hal pembukaan dan pengelolaan lahan. Minimnya akses terhadap alat berat, tenaga ahli, serta pengalaman teknis dalam mengelola lahan secara efisien menjadi hambatan signifikan yang perlu segera diatasi. Hal ini menyebabkan sebagian besar potensi lahan masih belum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menyadari pentingnya kolaborasi lintas sektor, Kelompok Tani Tangkiling Dipah Hapakat secara terbuka menyatakan harapannya agar mendapatkan dukungan, kerja sama, dan bimbingan dari berbagai pihak eksternal—baik dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, institusi pendidikan, maupun sektor swasta. Bantuan berupa pelatihan teknis, pendampingan manajemen kelompok, akses terhadap permodalan, serta peralatan pertanian modern sangat dibutuhkan guna mendorong kemandirian kelompok dalam jangka panjang.
Kelompok ini meyakini bahwa dengan adanya sinergi dan kepedulian bersama, mereka dapat menjadi motor penggerak pertanian berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan budaya Dayak yang telah diwariskan turun-temurun.